Recent Posts

Senin, 31 Desember 2018

Sejarah Kartu Tarot

Tak seorang pun tahu secara pasti di mana dan kapan awal tarot ditemukan. Konon, tarot pada awalnya didesain di lembaran daun emas yang tersimpan rapi serta menjadi bahan penelitian di masa khilafah Iskandariyah. Namun, belum sempat tuntas penelitian tersebut, perpustakaan kuno yang terkenal akbar itu keburu dibumihanguskan.


Walau begitu, menurut catatan-catatan sejarah, tarot diperkirakan sudah lahir semenjak sebelum Nabi Musa; baru pada abad ke-14 mulai dikenal di benua Eropah. Berkat jasa para naib atau kiai Mesir yang memperkenalkannya dalam rangka menguji karomah para santri pada abad kejayaan Islam di Spanyol. 

Sebagaimana yang telah diuraikan di atas, sepintas telah disinggung, bahwa tarot dinyatakan masuk Spanyol pada permulaan abad ke-13. Dikenal dengan istilah naypes atau naib, artinya dalam bahasa Arab adalah wakil.

Idris Shah dalam bukunya The Sufis mengatakan bahwa bahan-bahan asli tarot yang digunakan dalam helai-helai kartu tarot merupakan hasil penemuan yang sampai hari ini masih ada. Wakil di sini dimaksudkan merupakan representasi ajaran para penghayat sufi yang menguraikan adanya pengaruh alam kosmik kepada kemanusiaan. 

Tulisan ES Taylor dalam bukunya The History of Playing Cards (1865) memperkuat teori bahwa tarot masuk ke Eropah melalui Spanyol dan Itali pada awal 1300-an Masehi oleh orang-orang muslim Saracen. 

Dari beberapa ragam referensi yang tersebar luas juga tercatat dugaan bahwa perjalanan tarot datang dari China dan mendapatkan bentuk perkembangannya di India.  

Dari China

Banyak orang memperkirakan permainan kartu sesungguhnya berasal dari China dan Korea sejak abad 10-12 Sebelum Masehi, berdasarkan desain uang kertas. 

Hampir dapat dipastikan perkenalan tarot yang lebih intens karena peran para jipsi yang meninggalkan India ke Mesir, Fez, Maroko, diikuti kemudian jejak para sufi, dan penganut kabala pada zaman Nabi Musa. Para jipsi tersebut kemudian hidup mengembara secara cerdas di Eropah dan Asia. Sampai dengan saat ini dokumen asli ke-22 Arkana Utama kartu tarot masih tersimpan di musium di Kota Fez, Maroko. 

Tahun 1367 penguasa di kota Bern, Swiss, pernah melarang secara resmi permainan tarot sebagai ajang perjudian. Kelak, tahun 1376 penguasa kota Firenze, ibu kota provinsi Tuscany di Italia, mengikuti langkah yang dirintis penguasa kota Bern. 

Tahun 1392 terdokumentasi 17 helai desain tarot yang diciptakan oleh Jacquemin Gringonneur sebagai persembahan pada Raja Charles VI Prancis dan kini tersimpan di Bibliotheque Nationale di Paris. 

Dalam perkembangannya di kemudian hari, pada penghujung abad ke-15, tarot de Marseilles menjadi sangat kondang sampai hari ini. 

Perlu diingat, di India permainan kartu tidak digunakan sebelum awal kemunculannya di daratan Eropah. Kumpulan kartu mereka berbentuk bulat terdiri dari 8-10 kemasan kartu yang masing-masing terdiri dari 12 helai kartu. Yang menarik, keempat lengan Dewi Ardhanari digambarkan memegang piala, tongkat, pedang dan cincin sebagai simbol materi atau uang. Namun, khusus desain Dewi Ardhanari sama sekali tak pernah diperkenalkan atau digambar secara sembarang pada kartu. 

Tarot kemudian semakin berjaya di utara Itali pada awal abad ke-15. Berkat jasa penciptaan keluarga bangsawan Visconti-Sforza pada 1432-1440, yang mencipta desain kartu tarot sesuai dengan cita rasa kesenian yang berkembang saat itu, sebagai hadiah istimewa bagi pernikahan putra-putri mereka. 

Pada akhir abad ke-18, tatkala terjadi Revolusi Perancis, seni membaca tarot berkembang dengan pesat karena kondisi negara yang pada saat itu serba tak pasti. Sehingga, ini membawa keberuntungan bagi Etteilla dan Madame Lenormand yang mencipta beragam desain tarot dan kemudian menjadi bahan rujukan sampai hari ini. 

Sejak saat itu nama dan desain yang semula dibuat bangsawan Itali mengalami perubahan besar dan desain terbaru tersebut menjadi kunci dasar perkembangan tarot di kemudian hari. 

Awal abad 20 semakian berkembang dengan perkenalan berbagai kumpulan disain tarot yang diterbitkan Inggris dan Amerika berdasarkan kebudayaan mistik Barat, Kabalah, yang erat hubungannya dengan dunia astrologi. Di antaranya kartu-kartu terkemuka tersebut umum telah kita kenali kemasan Tarot Waite, Crowley, Case dan Zain. 

Semenjak tahun 1960 kreativitas para seniman tarot membuat loncatan besar dalam memproduksi desain-desain baru tarot di segenap penjuru dunia. Belum lagi terhitung para seniman yang menerbitkan disain tarotnya secara sangat pribadi. Satu pertanda bahwa manusia dari zaman mana pun dengan beragam keyakinan tetap memerlukan jawaban yang mudah dan cepat dipahami saat tersandung masalah. 

Kemurnian 

Teori tentang kemurnian asal tarot sampai hari ini masih seru diperdebatkan. Namun, tak ada salahnya kita catat mereka yang berjasa membuat penelitian tentang tarot antara lain adalah Court de Gebelin (1723-1767), yang meyakini tarot berawal sebagai alat inisiasi di Mesir untuk menjadi pendeta. 

Keyakinan G�belin keliru setelah Champollion berhasil menemukan cara membaca huruf Mesir Kuno (hieroglyph). Sampai detik ini para peneliti tentang Mesir Kuno tidak pernah menemukan kata Tar dan Ro dalam bahasa Mesir Kuno seperti apa yang pernah diklaim oleh G�belin. Tetapi, pada saat Champollion berhasil memecahkan kode kode hieroglyph itu, The Book of Toth, sebuah buku yang menjelaskan tentang mistik Mesir Kuno sudah telanjur beredar dengan luas dan dipercaya oleh masyarakat umum. 

Etteila, seorang peramal di masa kejayaan Napoleon yang mendalami keeratan hubungan deskripsi angka-angka ilmu hitung menemukan adanya kemurnian hubungan erat desain tarot Thoth-Hermes. Sebagaimana dipercayai bahwa Dewa Thoth adalah konsultan dewa Osiris yang terkenal sebagai dewa kebijaksanaan yang mempunyai keahlian menulis, pengukur waktu, penemu angka bilangan. 

Eliphas Levi (1810-1875), pada tahun 1854 memublikasikan bukunya Dogme et Rituel de la Haute Magie atau yang dalam Bahasa Inggris lebih dikenal dengan Transcendental Magic, dikenal sebagai pendiri fondasi meramal dengan kartu Tarot. Ia menolak ide Etteila, tetapi kembali kepada pemikiran G�belin, dengan menambahkan sistem Kaballah (mistik Ibrani Kuno) dan empat elemen alkemi pada kartu tarot. 

Papus (1865-1916), seorang ahli fisika dan filsafat ilmu gaib yang menulis buku The Tarot of the Bohemians. Papus meyakini bahwa kartu-kartu tersebut murni berasal dari Mesir. Menggambarkan ujian dan pembayatan di bawah piramid. Tatkala kuil-kuil yang penuh misteri runtuh maka para ahli tafsir agama memutuskan bahwa kebajikan adalah sesuatu yang sangat luhung untuk dipahami orang biasa, sehingga mereka akhirnya merahasiakannya dan hanya diajarkan kepada orang-orang yang memang sudah mencapai kemakrifatan saja. Bagi masyarakat awan, cukup diberikan dasar-dasar permainan lambang yang tidak mengundang bahaya. Adalah orang-orang jipsi yang memperkenalkan lambang-lambang itu dengan csecara mudah dipahami. 

AE Waite (1857-1942), berkebangsaan Inggris, ahli filsafat ilmu gaib dan salah satu anggota Golden Dawn, berpendapat ada unsur-unsur kesengajaan membelokkan perhatian guna menjaga kerahasiaan lambang-lambang kearifan tarot. "Lambang-lambang luhur Tarot berbicara melalui bahasa alam semesta yang tidak dibatasi oleh bahasa manusia atau lambang-lambang dangkal. Bahasa alam semesta mudah dipahami hanya dengan kejiwaan yang sehat, jernih, dan bening sebagaimana kita mengenali huruf alfabet dan mampu menyusun kata dan membentuk arti-arti tertentu."

Aleister Crowley (1875-1947), yang juga salah seorang anggota Golden Dawn, menganggap keaslian tarot tidak perlu dipermasalahkan secara dramatis. Dia mngatakan bahwa masing-masing orang mempunyai peta lambang dari Yang Maha Akbar menurut proses tanjakan kejiwaannya untuk mencapai dimensi lebih tinggi. Dan untuk memahami setiap lambang kartu, seseorang dianjurkan untuk menetapkan temuan kearifan kartu-kartunya berdasar waktu dan perkembangan kepribadian masing-masing orang. 

Paul Foster Case (1884-1954), seorang perintis yang sukses memgembangkan kursus tarot melalui surat-menyurat, menganggap bahwa tarot dicipta orang pada abad XI Masehi di Fez, Maroko sejak hancurnya perpusatakaan akbar di Iskandariah. Maksudnya untuk tetap memelihara kebijaksanaan di planet bumi ini untuk tidak punah. Case membuka kursus tarot dengan menggalakkan meditasi yang berhubungan dengan tarot- astrologi, angka bilangan, warna, suara dan Pohon Kehidupan. Banyak juga orang beranggapan bahwa Hugh de Payens, salah seorang anggota Knight of Templar turut mempunyai andil besar dalam memperkenalkan Eropah pada filsafat dan seni budaya Timur pada tahun 1188 Masehi.

C.C. Zain dalam bukunya yang kondang di India dan Mesir meyakini bahwa Tarot datang melalui Atma Bodha atau Book of Soul Knowledge. Disain Tarotnya berlatar belakang berdasar deskripsi pelambang Iamblichus, yakni seorang Neoplatonis abad ke-4 Sebelum Masehi. 

P.D. Ouspensky (1878-1947) menyampaikan teori lain yang mengatakan bahwa penemu tarot sesungguhnya adalah seorang ahli filsafat dan alkemi, bernama Raymond Lully yang hidup pada abad ke-13 dan menulis buku "Philosophical Machine". Masih menurut Ouspensky, ia juga memperkirakan bahwa tarot sesungguhnya merupakan rangkaian sipnosis dari ilmu hermetik. Yakni tak lain adalah suatu sistem yang mempelajari hubungan kejiwaan manusia dengan alam gaib dan dunia yang nyata. 

Ani Sekarningsih, CTGM (1940-....), yang merintis perkenalan tarot di Indonesia lebih tembus pandang, mengatakan: "Masa depan selalu merupakan permainan teka-teki yang ingin dijembatani siapapun. Tetapi dalam mengungkap rahasia hidup, ternyata akal tak selalu mampu menembusnya. Pola pendidikan selama ini hanya menitik beratkan pada penggunaan akal hanya buat berpikir rasional. Tidak terbetik dalam pemikiran kelompok para pendidik untuk menjadwalkan suatu kurikulum yang meluangkan pentingnya latihan intensitas mengasah kejiwaan. 

Adalah Freud dan Gustav Carl Jung yang telah berjasa merintis pentingnya ilmu kejiwaan itu. Yang dengan arif merka mengakui bahwa tarot adalah salah satu alat bantu yang cukup mustajab untuk mengembalikan kepercayaan diri dan menemukan potensi seseorang. 

Terpublikasinya bunga Rampai Wacana Tarot (2001) dan Tarot Wayang serta buku Panduan Tarot Wayang yang ditulis dalam dua bahasa, Indonesia-Inggris (2002) maka patut diakui tarot di Indonesia dalam waktu singkat berkembang dengan pesat dan dikenal hampir di seluruh kota di Indonesia. Bahkan, khususnya kehadiran Tarot Wayang kini semakin dikenal di mancanegara.

Senin, 07 Mei 2018

'SIXTH SENSE' ANUGERAH ATAU MUSIBAH?

Sudah sering kita mendengar, melihat, bahkan mungkin kita sendiri yang mengalami bahwa dalam diri kita memiliki indera ke enam. Indera ke enam? Sebagian orang percaya bahwa ‘Indera ke Enam’ adalah anugerah yang telah diberikan Tuhan. Biasanya indera ke enam itu bisa terlihat dari mulai kita masih anak-anak, meski tanda-tanda itu tidak selalu harus melihat hal-hal gaib, atau melihat hal hal yang menakutkan. Indera ke enam atau sixth sense bisa berupa peka nya perasaan terhadap sesuatu yang sudah terjadi yang dialami orang lain, ataupun yang belum terjadi dan cenderung akan terjadi.

Sixth sense bisa juga peka terhadap mimpi, tapi kebanyakan jarang menyadari dan menganggap mimpi itu hanya bunga tidur. Jika kita telaah lebih dalam, selalu ada arti dibalik tabir mimpi, walaupun pada dasarnya tidak semua mimpi bisa diartikan, dan tidak semua orang memiliki kepekaan melalui mimpi. Hal ini bisa kita lihat ketika negeri yang didiami Nabi Yusuf a.s dilanda kekeringan yang sebelumnya ditafsirkan melalui mimpi.
Selain itu indera ke enam bisa juga hanya peka terhadap bahasa tubuh dan lebih cenderung dapat membaca pikiran atau hati orang yang sedang ada dihadapannya. Membaca melalui gerak bibir, mata, cara berjalan, cara berfikir. Dalam ilmu Psikologi hal seperti ini sering disebut ‘Biopsikologi atau Psikobiologi. Sixth sense yang seperti ini bisa datang dengan sendirinya, tetapi juga bisa dipelajari. Semakin sering kita berinteraksi dengan banyak orang dengan berbagai tingkah laku dan karakter, semakin mudah kita mengembangkan naluri kepekaan kita terhadap karakter seseorang.
Biasanya sixth sense ada pada diri kita karena datang dengan sendirinya,  faktor keturunan, ada juga yang memang dengan sengaja mempelajari. Indera ke enam yang datang secara alami cenderung menggunakan mata hati dan fikirannya, melalui telepati melihat hal-hal yang  tidak nampak dihadapan kita. Melihat dengan menggunakan indera ke enam sama seperti kita melihat kejadian kehidupan dalam dunia nyata, hanya dengan wujud yang berbeda.
Jadi jika kita bijaksana memanfaatkan ‘kelebihan kita’ untuk tujuan baik, tidak digunakan untuk hal-hal negatif, indera ke enam atau sixth sense bukanlah musibah yang harus dihilangkan, tetapi sebagai kelebihan yang patut disyukuri sebagai sarana kita untuk lebih waspada dan mengetahui bahwa di dunia ini kita tidak sendiri, ada yang lain yang juga hidup berdampingan dengan kita. Bukankah dalam Al Qur’an juga disebutkan bahwa sebelum manusia Allah telah menciptakan makhluk lain.
Memiliki indera ke enam bukan sesuatu yang harus disesali ataupun di banggakan. Karena Allah tidak semata-mata memberikan kelebihan kepada kita jika tidak ada tujuannya. Jika kita memang memiliki indera ke enam atau sixth sense,  mengartikannya tidak lebih dari anugerah kita untuk bisa membawa kebaikan kepada orang-orang  disekeliling kita, membawa manfaat dan menjadikan orang-orang yang berinteraksi dengan kita untuk mengagumi  kebesaran Allah, meyakini bahwa tiada hal yang mustahil bagi Allah. 

16 Cara Menggunakan Bahasa Tubuh yang Baik

Sesuai dengan artikel saya minggu lalu (Apakah Anda Melakukan 9 Kesalahan ini Dalam Percakapan?), kali ini saya akan membahas mengenai pentingnya menggunakan bahasa tubuh yang baik. Memperbaiki bahasa tubuh dapat membuat perbedaan yang besar ketika seseorang menilai kepribadian anda. Bahasa tubuh yang baik dapat menunjukkan bahwa anda memiliki kecakapan, daya pikat dan suasana hati yang positif. Sebagai contoh : jika anda sering tersenyum, anda akan merasakan lebih bahagia. Jika anda duduk dengan tegap, anda akan merasakan lebih energik. Jika anda melambatkan gerakan anda (tidak terburu-buru), anda akan merasakan lebih tenang.



Secara garis besar, bahasa tubuh terdiri dari bagaimana cara anda duduk, cara anda berdiri, cara anda menggunakan kedua tangan dan kaki anda, serta apa yang anda lakukan ketika berbicara dengan seseorang.
Dibawah ini adalah beberapa bahasa tubuh yanbv bg perlu anda perhatikan ketika berbicara dengan seseorang :

1. Jangan silangkan kaki dan tangan anda.
Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa menyilangkan tangan atau kaki dapat menunjukkan bahwa anda tertutup terhadap lawan bicara anda dan ini tidak menciptakan hubungan pembicaraan yang baik. Bukalah selalu posisi tangan dan kaki anda.

2. Lakukan kontak mata, namun bukan menatapnya.
Dengan melakukan kontak mata pada lawan bicara anda dapat membuat hubungan pembicaraan menjadi lebih baik dan anda dapat melihat apakah mereka sedang mendengarkan anda atau tidak. Namun juga bukan dengan menatapnya (terus menerus), karena akan membuat lawan bicara anda menjadi gelisah.
Jika anda tidak terbiasa melakukan kontak mata pada lawan bicara anda, memang anda akan merasakan ketidaknyamanan pada saat pertama kali. Namun lakukan saja terus dan anda akan terbiasa suatu saat nanti.

3. Buatlah jarak antara kedua kaki anda.
Memberi jarak antara kedua kaki (tidak dirapatkan) baik dalam posisi berdiri maupun duduk menunjukkan bahwa anda cukup percaya diri dan nyaman dengan posisi anda.

4. Santaikan bahu anda.
Ketika anda merasa tegang, anda akan merasakan juga ketegangan di kedua bahu anda. Biasanya terlihat dari posisi bahu yang sedikit terangkat dan maju ke depan. Cobalah untuk mengendurkan ketegangan dengan menggerakkan bahu anda dan mundurkan kembali posisinya ke belakang atau bersandar.

5. Mengangguk ketika lawan bicara anda sedang berbicara.
Mengangguk menandakan bahwa anda memang sedang mendengarkan. Namun bukan berarti anda mengangguk berlebihan (terus menerus dan cepat) layaknya burung pelatuk :), karena anda akan terlihat seperti dibuat-buat.

6. Jangan membungkuk, duduklah dengan tegak.
Membungkuk menandakan bahwa anda tidak bergairah, dan tegak disini maksudnya adalah tetap dalam koridor santai, tidak tegang.

7. Condongkan badan, namun jangan terlalu banyak.
Jika anda ingin menunjukkan bahwa anda tertarik dengan apa yang disampaikan oleh lawan bicara anda, condongkan sedikit tubuh anda ke arahnya. Namun jangan juga terlalu condong karena anda terlihat seperti akan meminta sesuatu.

Jika anda ingin menunjukkan bahwa anda cukup percaya diri dan santai, condongkan sedikit badan anda ke belakang. Namun juga jangan terlalu condong, karena anda akan terlihat arogan.

8. Tersenyum dan tertawa.
Bercerialah, jangan terlalu serius. Santai, tersenyum bahkan tertawa jika seseorang menceritakan sesuatu hal yang lucu. Orang akan cenderung mendengarkan anda jika anda terlihat sebagai orang yang positif. Namun juga jangan menjadi orang yang pertama kali tertawa jika anda sendiri yang menceritakan cerita lucu nya, karena anda akan terkesan gugup dan seperti minta dikasihani.

Tersenyumlah ketika anda berkenalan dengan seseorang, namun jangan pula tersenyum terus menerus karena anda akan dianggap menyimpan sesuatu dibalik senyuman anda.

9. Jagalah posisi kepala anda tetap lurus.
Jangan melihat ke bawah ketika anda berbicara dengan seseorang. Anda akan terlihat seperti tidak nyaman berbicara dengan lawan bicara anda dan juga terlihat seperti orang yang tidak percaya diri.

10. Jangan terburu-buru.
Ini bisa berlaku untuk apa saja. Bagi anda yang mempunyai kebiasaan berjalan dengan cepat, cobalah sesekali untuk memperlambat jalan anda. Selain anda akan terlihat lebih tenang dan penuh percaya diri, anda juga akan merasakan tingkat stress anda berkurang.

11. Hindari gerakan-gerakan yang menunjukkan bahwa anda gelisah.
Seperti menyentuh muka anda, menggoyang-goyangkan kaki anda atau mengetuk-ngetuk jari anda di atas meja dengan cepat. Gerakan-gerakan semacam itu menunjukkan bahwa anda gugup dan dapat mengganggu perhatian lawan bicara atau orang-orang yang sedang berbicara dengan anda.

12. Efektifkan penggunaan tangan anda.
Daripada anda menggunakan tangan anda untuk hal-hal yang dapat mengganggu perhatian lawan bicara anda, seperti disebutkan dalam point 11 diatas, lebih baik anda menggunakan tangan anda untuk membantu menjelaskan apa yang anda sampaikan.

13. Rendahkan gelas minuman anda.
Seringkali kita berbicara dengan seseorang sambil memegang gelas minum di depan dada kita. Sikap ini agak kurang baik karena akan membuat ‘jarak’ yang cukup jauh antara anda dan lawan bicara anda. Rendahkan posisi gelas minuman anda, bahkan jika perlu anda memegangnya sampai di dekat kaki.

14. Jangan berdiri terlalu dekat.
Dalam artikel saya : Bagaimana Mengetahui Seseorang Sedang Berbohong, saya sempat mengulas sedikit bahwa orang yang merubah posisinya menjadi terlalu dekat pada lawan bicaranya dapat menandakan bahwa ia sedang menyembunyikan sesuatu atau mempunyai maksud tertentu. Selain itu tentu saja akan membuat lawan bicaranya menjadi tidak nyaman. Jagalah selalu jarak ’privacy’ antara anda dan lawan bicara anda.

15. Berkaca.
Dalam buku-buku mengenai penjualan, saya sering menemukan tentang istilah berkaca ini. Pada intinya ketika 2 orang terkoneksi dan melakukan hubungan pembicaraan yang positif, mereka secara tidak sadar akan saling berkaca satu sama lain. Dalam arti anda akan sedikit meniru bahasa tubuh lawan bicara anda, begitu juga sebaliknya.

Anda dapat juga melakukan teknik berkaca yang proaktif (dengan sadar) untuk lebih meningkatkan kualitas hubungan anda dan lawan bicara anda. Sebagai contoh, jika lawan bicara anda sedikit mencondongkan badannya ke depan, anda dapat juga mencondongkan badan anda ke depan. Jika lawan bicara anda menaruh satu tangannya di atas meja, anda juga dapat melakukan hal yang sama. Namun tetap perlu diingat, jangan melakukan gerakan tiruan dengan jeda waktu yang sangat singkat dan hampir semua gerakan ditiru. Lawan bicara anda akan melihat suatu keanehan dan tampak seperti sirkus. :)

16. Jagalah selalu sikap anda.
Apa yang anda rasakan akan tersalur lewat bahasa tubuh dan dapat menjadi perbedaan yang besar terhadap kualitas hubungan anda dan lawan bicara anda. Tetaplah jaga sikap yang positif, terbuka dan santai.

Perlu diingat bahwa anda dapat merubah bahasa tubuh yang kurang baik, tentu saja selama anda memahami bahwa untuk menciptakan kebiasaan yang baru memerlukan sebuah proses. Jangan juga mencoba melakukan semua dengan sekaligus karena akan membuat anda bingung dan penat.
Fokus saja pada 2-3 bahasa tubuh yang menjadi prioritas anda dan perbaiki terus menerus selama 3-4 minggu. Setelah waktu tersebut anda akan menciptakan suatu kebiasaan yang baru. Kemudian anda dapat melanjutkannya lagi untuk 2-3 bahasa tubuh berikutnya.


Jumat, 30 Maret 2018

5 Ciri Ekspresi Wajah Saat Seseorang Sedang Berbohong





Mungkin Anda tahu serial TV Lie To Me, tentang seorang profesor kawakan yang bisa membedakan mana orang yang benar jujur atau mereka yang menyembunyikan sesuatu, hanya dengan melihat sekilas perubahan ekspresi wajah, entah itu dari kerutan dahi atau senyuman.

Tentu saja mendeteksi kebohongan tidak secepat dan semudah seperti di TV, khususnya bagi orang-orang awam. Meski demikian, memalsukan emosi adalah sesuatu yang sangat sulit. Mungkin ini akibat konflik batin, tubuh ingin mengatakan satu hal, sementara hati dan pikiran bawah sadar mencoba untuk memaksa tubuh mengatakan yang lain.
Ciri-ciri orang yang berbohong

Ada beberapa petunjuk dasar untuk mengetahui kapan seseorang membohongi Anda, baik dari ekspresi wajah maupun gerak-gerik tubuhnya, tetapi tak semua ciri ini berlaku untuk setiap orang.

Jika Anda mengajukan sebuah pertanyaan pada lawan bicara Anda, dan ia menjawab sambil menunjukkan gerak-gerik yang sebelumnya tidak ia tampilkan selama berbicara dengan Anda, Anda bisa yakin bahwa dia mungkin berbohong. Apa saja indikator ekspresi wajah orang yang sedang berbohong?

1. Mata tak berhenti bergerak

Bola mata yang sibuk mondar-mandir melihat sekitar, berkedip lebih sering dari biasanya (di situasi normal, seseorang biasanya berkedip 5-6 kali per menit atau sekali per 10-12 detik), atau menutup mata lebih dari satu detik setiap kalinya adalah tiga tanda mata klasik dari orang yang berbohong. Ini adalah reaksi stres fisiologis bahwa dia merasa tidak nyaman, atau tidak ingin menjawab pertanyaan Anda.

Jarang berkedip juga bisa menjadi pertanda bahwa ia sengaja berusaha untuk mengontrol gerakan matanya. Misalnya, seorang pemain poker mungkin tampak jarang berkedip supaya ia terkesan tak terpengaruh dengan hasil kocokan kartunya. Tapi ingat, gerakan mata ini juga bisa muncul pada lawan bicara Anda untuk alasan yang sama sekali berbeda. Misalnya, orang dengan penyakit Parkinson akan memiliki tingkat berkedip yang lebih lambat dari orang sehat, sedangkan mereka yang memiliki skizofrenia cenderung berkedip lebih cepat.

2. Arah pandangan mata selalu ke kanan

Ketika Anda menanyakan lawan bicara Anda tentang sesuatu yang ia saksikan, dengar, atau berusaha untuk menggali ingatannya, jika orang tersebut memusatkan pandangannya ke arah kiri, berarti besar kemungkinannya ia berkata jujur. Ia benar-benar sedang mengakses memorinya tentang kejadian itu. Saat berbohong, seseorang akan cenderung melirik ke arah kanan. Artinya, ia sedang mengakses imajinasinya untuk menciptakan sebuah jawaban.

Tapi, orang kidal biasanya akan menunjukkan reaksi berlawanan sebagai respon spontan. Selain itu, beberapa orang akan menatap lurus ke depan ketika mencoba untuk mengingat memori visual.

3. Senyumnya dibuat-buat

Anda mungkin berpikir senyum dapat dengan mudah menyamarkan perasaan Anda yang sebenarnya, tetapi ekspresi sepintas di wajah pembohong akan membocorkan apa yang dia benar-benar ia pikirkan — tak peduli ia sadar atau tidak. Ketika seseorang tersenyum tulus, kulit di sekitar mata mereka akan bergerombol dan berkerut. Senyum palsu hanya di mulut.

Selain itu, perhatikan senyum sinis merendahkan dengan satu sudut bibir yang melengkung ke atas. Di antara pembohong, senyum miring ini bisa jadi menandakan kesombongan bahwa mereka berhasil menyembunyikan sesuatu tanpa Anda ketahui: sarkasme dan sinisme.

Tapi, senyum miring juga mungkin berarti bahwa orang tersebut sedang merasa benar-benar bahagia atau optimis.

4. Wajah memerah, berkeringat, menggigit bibir, menarik napas dalam-dalam

Anda mungkin dapat melihat seseorang sedang berbohong lewat semburat warna merah yang tiba-tiba muncul di pipinya, karena kecemasan dapat menyebabkan orang tersipu, dan tetesan keringat yang mungkin muncul di dahi, pipi, atau belakang lehernya. Orang tersebut mungkin akan mencoba untuk menyeka keringatnya berulang kali.

Wajah yang memerah, menghela napas panjang, dan berkeringat adalah refleks paksa yang disebabkan oleh sistem saraf simpatis (ini mengaktifkan respon fight-or-flight Anda) dan merupakan respon terhadap pelepasan adrenalin.

5. Gerak-gerik tubuh yang gelisah

Reaksi kimia tertentu dipercaya menyebabkan wajah orang jadi gatal ketika mereka berbohong. Oleh karena itu, pada umumnya orang yang sedang berbohong akan cenderung lebih sering menyentuh wajahnya. Tapi akan lebih penting untuk meneliti keseluruhan sikap seseorang, bukan hanya dari satu tanda saja, karena tidak ada satu ciri yang tepat yang dapat secara mutlak menunjukkan seseorang sedang berbohong.

Menyilangkan lengan di depan dada dapat menunjukkan sikap defensif, melindungi diri. Menyilangkan kaki menjauh dari Anda mungkin menunjukkan ketidaksukaan atau ketidaknyamanannya dengan kehadiran Anda — menampilkan diri sekecil mungkin di depan Anda. Pembohong juga sering menyembunyikan tangan mereka di belakang punggung untuk menutupi menggemeretakkan jari yang bisa menunjukkan rasa gelisah.
Ciri-ciri di atas bukan tanda mutlak

Gerakan-gerakan yang sudah disebut di atas juga dapat menunjukkan kegugupan, frustrasi, atau orang yang tertutup yang hanya ingin menyendiri di zona pribadi mereka. Jika Anda hanya sibuk mengamati gerak-gerik tubuh dan ekspresi wajahnya, Anda malah tidak akan memperhatikan apa yang mereka katakan, dan bahkan juga lupa memperhitungkan faktor kredibilitas. Ingat, beberapa orang dapat bertindak gugup — terutama ketika diinterogasi oleh polisi — bahkan jika mereka mengatakan sebenarnya.

8 Hal Kecil yang Digunakan Orang untuk Menilai Kepribadian


Kesan pertama memang menentukan segalanya. Saat dua orang bertemu untuk pertama kalinya, mereka akan saling menilai satu sama lainnya. 

Anda mungkin tak merencanakan untuk melakukan hal ini. Namun, biasanya Anda melakukan hal ini dengan otomatis. Dari pandangan pertama, Anda bisa sedikit menilai tentang bagaimana kepribadian orang tersebut, sikap, dan keramahannya. 

8 Hal Kecil yang Digunakan Orang untuk Menilai Kepribadian

Ada beberapa hal kecil yang seringkali digunakan orang lain untuk menilai kepribadian Anda. Ini juga berlaku sebaliknya untuk Anda menilai orang lain. 

1. Jabat tangan

Berdasarkan survei dari Quora, sebuah portal tanya jawab mengungkapkan bahwa mereka banyak menilai orang berdasarkan jabat tangannya. 

Jabat tangan yang kuat biasanya mencerminkan karakter yang kuat dan percaya diri. Sedangkan jabat tangan yang lemah menunjukkan kurangnya kepercayaan diri. Ini juga menunjukkan karakteristik orang yang selalu mencari jalan mudah dalam berbagai hal," tulis Julian Parge, salah satu peserta survei Quora, dikutip dari Business Insider. 

Ada sebuah penelitian yang mengungkapkan bahwa jabat tangan bisa mengungkapkan beberapa aspek kepribadian Anda. Satu studi menemukan bahwa orang yang berjabat tangan dengan erat menunjukkan bahwa dia adalah sosok yang ekstrovert. Selain itu, mereka juga seringkali ekspresif dalam menyampaikan emosinya dan tak tidak pemalu. 


2. Waktu kemunculan atau kedatangan


Menunggu adalah pekerjaan yang sangat menyebalkan. Ketika menunggu orang dalam waktu yang lama, Anda pasti melabeli orang tersebut dengan label negatif. 

"Orang yang proaktif pasti datang tepat waktu, karena dia sangat termotivasi, teratur dan menghargai waktu," kata Humaira Siddiqui, salah satu responden. 

Namun penelitian menyebutkan bahwa mereka yang sering terlambat sebenarnya belum tentu orang yang tak pengertian. Namun bisa jadi karena sikapnya yang lebih santai. 

3. Bagaimana cara Anda memperlakukan karyawan restoran

Banyak responden setuju menilai kepribadian seseorang lewat bagaimana cara mereka memperlakukan staf restoran. 

Banyak eksekutif muda yang mengambil peran dalam survei mengungkapkan bahwa Anda bisa belajar banyak hal tentang seseorang berdasar cara mereka memperlakukan pelayan, pelayan hotel dan penjaga keamanan. Ron Shaich, CEO dari Panera Bread, mengatakan bahwa ia pernah menolak memberikan pekerjaan karena orang tersebut bersikap baik kepadanya, namun kasar kepada pekerja restoran. 


4. Minum dari cangkir


"Seseorang yang melihat ke dalam cangkir ketika sedang minum cenderung lebih mawas diri, sadar diri, idealis dan fokus," kata responden David Junto. 

"Seseorang yang melihat bibir cangkir ketika minum, cenderung mudah dipengaruhi orang lain, lebih sadar lingkungan, riang, ekstrovert dan mudah percaya."


5. Menggigit kuku


Penelitian mengungkapkan bahwa mereka yang suka menggigit kuku atau menarik rambut dan menggaruk kulit kepala adalah orang yang cenderung perfeksionis. Selain itu, mereka juga sosok orang yang tak bisa sepenuhnya santai. 


6. Tulisan tangan


Tulisan tangan Anda bisa bicara banyak tentang diri Anda. 

Grafologis Kathi McKnight mengungkapkan penggunaan huruf dalam ukuran besar dalam tulisan seseorang menunjukkan bahwa Anda orang yang punya orientasi. Sedangkan huruf yang kecil menunjukkan bahwa Anda orang yang tertutup. Huruf yang miring ke kiri dan kanan berarti Anda ramah namun sentimental. Huruf yang miring ke kiri adalah pertanda sosok yang introspektif. Sedangkan huruf yang tegak berarti pragmatis. 


7. Seberapa sering memeriksa ponsel


Di zaman sekarang, cukup sulit untuk lepas dari ponsel. namun seberapa sering Anda melihat ponsel juga bisa jadi penanda tipe kepribadian. 

Ketika Anda terlalu sering melirik ponsel untuk cek email atau sekadar memperbaharui status media sosial, ini bisa berarti kalau Anda kurang stabil secaraemosional dan mencoba untuk meningkatkan suasana hati Anda. 


8. Kontak mata


Psikolog Adrian Furnham dalam Psychology Today mengungkapkan bahwa orang yang membuat kontak mata berarti orang yang percaya diri dan dominan secara sosial. 

10 Cara Paling Popular Dalam Membaca Kepribadian Seseorang

Ada banyak sekali cara untuk membaca kepribadian seseorang yang setiap caranya membutuhkan teknik tersendiri. Cara-cara ini dipercaya memperbolehkan seseorang untuk membaca karakter yang dimiliki orang lain hanya dengan basis tertentu seperti golongan darah atau garis tangan contohnya. Berikut 10 cara paling umum dan popular dalam membaca kepribadian seseorang.

10. Wajah

Membaca kepribadian dari wajah seseorang

Manusia itu diciptakan unik dan wajah kita dapat mengekspresikan banyak cerita termasuk kepribadian yang dimiliki seseorang. Terkadang dikenal dengan nama personology namun lebih tepatnya adalah Physiognomy, yakni membaca karakter atau kepribadian seseorang berdasarkan penampilan luar yang dimiliki orang terkait, khususnya dari wajah.
Penilaian kepribadian berdasarkan wajah ini popular di kalangan orang-orang cina dimana berdasar pada setiap aspek yang membangun wajah seseorang, dimulai dari jidat, alis, hidung, pipi, hingga dagu. Contoh sederhana dari penilaian ini adalah alis awalnya tebal menandakan seseorang yang dapat memulai pekerjaannya dengan baik dan juga berlaku kebalikannya, sedangkan alis yang tebal secara menyeluruh menandakan seseorang yang selalu memikirkan segalanya matang-matang.

9. Aura

Membaca kepribadian dari aura yang dimiliki seseorang
Percayakah Anda bahwa ada cara untuk melihat aura seseorang dan setiap orang memiliki auranya sendiri. Itulah hal yang diyakini dalam membaca kepribadian berdasarkan aura yang dimiliki seseorang. Dalam menilai kepribadian aura ini, yang dilihat adalah warna dari aura seseorang seperti contohnya jika warna aura seseorang adalah warna merah maka itu menandakan dirinya memiliki ego yang besar untuk mencapai kesuksesan namun juga terkadang dapat menunjukkan seseorang yang suka gugup.
Beberapa cara yang dipercaya dapat membuat seseorang melihat auranya adalah dengan meditasi. Instruksinya adalah posisikan diri Anda agak jauh di depan kaca kemudian fokuskan konsentrasi untuk melihat garis terluar tubuh Anda. Pada awalnya Anda akan melihat warna putih transparan namun perlahan-lahan warna tersebut akan meluas dan menjadi warna yang dapat dibedakan.

8. Gambar

Menilai kepribadian berdasarkan gambar yang digambar seseorang
Beberapa dari Anda mungkin sudah pernah melihat hal ini dalam sebuah wawancara kerja. Terkadang dikenal juga dengan nama psycho-drawing, merupakan sebuah teknik penilaian psikologi seseorang yang partisipannya diminta untuk menggambar sebuah bentuk abstrak yang masih relevan dengan subjek yang diberikan.
Contoh paling sederhana adalah menggambar pohon dalam waktu 3 menit. Pohon yang digambar juga adalah sesuka hati Anda dan pada akhirnya pohon itulah yang akan dapat menentukan kepribadian Anda.
Teknik yang tidak kalah popular lainnya adalah partisipan diberikan sekumpulan gambar dan diminta untuk memilih satu di antara banyaknya gambar tersebut. Dari gambar yang dipilih barulah diketahui kemungkinan kepribadian seperti apa yang dimiliki orang tersebut.

7. Tulisan Tangan

Membaca karakter dan kepribadian berdasarkan tulisan tangan alias grafologi
Dalam artikel Membaca Kepribadian Dari Tulisan Tangan telah disebutkan bahwa cara pembacaan kepribadian berdasarkan tulisan tangan ini dikenal dengan nama grafologi. Grafologi ini menilai kepribadian berdasrakan berbagai aspek yang ada dalam penulisan seperti spasi antar kata, tingkat kemiringan, huruf kapital, arah tulisan, dan masih banyak lainnya.
Bentuk lain dari penilaian ini yang tidak kalah umumnya adalah penilaian karakter dari tanda tangan seseorang.

6. Tanggal Lahir

Dari ulang tahun seseorang, dipercaya bahwa kepribadian mereka juga dapat diketahui
Merupakan subgrup dari numerologi, yakni sebuah kepercayaan bahwa ada hubungan antara sebuah angka dengan sebuah kejadian yang sedang terjadi. Dalam numerologi, ada kepercayaan yang sangat kental bahwa ada hubungan erat antara tanggal kelahiran seseorang dengan sifat dan kepribadian dari orang terkait. Hal itulah yang menjadi basis dari membaca kepribadian berdasarkan tanggal lahir yang dimiliki seseorang.

5. Garis Tangan

Menilai kepribadian dan masa depan seseorang dari garis tangannya
Palmistry, Chiromancy, atau Palm Reading, semua itu merujuk ke teknik pembacaan kepribadian dari telapak tangan atau tepatnya garis tangan yang dimiliki seseorang. Teknik ini sangatlah kental dan sangat popular digunakan orang-orang Cina, tidak hanya untuk membaca kepribadian namun juga dipercaya dapat menceritakan bagaimana masa depan seseorang.
Pengetahuan paling dasar dari membaca garis tangan adalah apabila Anda berumur kurang dari 30 tahun dan adalah pria maka gunakan tangan kiri dalam membaca garis tangan Anda sedangkan tangan kanan untuk analisis ke depannnya. Sedangkan untuk wanita dan apabila Anda berumur kurang dari 30 tahun gunakan tangan kanan dan tangan kiri untuk analisis. Kedua hal ini berlaku sebaliknya untuk jika Anda telah berumur lebih dari 30 tahun.

4. Shio

Menilai kepribadian berdasarkan atas shio yang dimiliki seseorang
Dalam kepercayaan Cina, setiap tahun dapat direpresentasikan oleh 1 shio dan mereka yang lahir dalam tahun tersebut berarti memiliki shio tersebut. Shio ini sendiri dapat diibaratkan menyerupai zodiak rasi bintang hanya saja berasal dari kepercayaan Cina, dan hampir semua shio ini muncul dalam bentuk hewan kecuali 1 shio, yakni shio naga.
Shio yang dimiliki setiap orang dapat menceritakan bagaimana karakter dan kepribadian yang ia miliki dan bagaimana kemungkinan masa depan dari orang terkait dalam berbagai aspek seperti aspek finansial, cinta, kesehatan dan banyak lainnya.
Lebih dalam lagi, mereka yang mendalami teknik penilaian ini tidak hanya akan merepresentasikan seseorang hanya dengan shio hewan, namun juga dapat mengaitkannya dengan elemen kelahiran seseorang seperti contohnya naga api, naga air dan seterusnya. Dalam kepercayaan cina, dalam kehidupan ada 5 elemen, yakni api, air, tanah, kayu, dan logam.

3. Psikoanalisis

Selain untuk bantuan psikologi, psikoanalisis juga sering digunakan untuk mengetahui kepribadian
Walaupun pada dasarnya istilah psikoanalisis sangatlah besar cakupannya, namun yang ingin kita bahas di sini adalah cakupan psikoanalisis dalam membaca kepribadian melalui sekumpulan pertanyaan. Banyak dari Anda pasti sudah sering melihat quiz kepribadian yang berusaha menilai kepribadian seseorang dengan memberikan sekumpulan pertanyaan yang di akhir sesinya baru akan menunjukkan seperti apa karakter atau kepribadian Anda, berdasar atas jawaban Anda.
Seperti namanya, psikoanalisis sendiri sebenarnya adalah sebuah teknik untuk menilai bagaimana kondisi mental yang dimiliki seseorang berdasar atas respon orang terkait dimulai dari jawaban hingga bahasa tubuhnya. Dalam psikoanalisis, banyak sekali subset teori yang dapat diterapkan dan di antaranya adalah penilaian kepribadian. Contoh sederhana dapat dilihat di artikel kita sebelumnya yakni 10 Pertanyaan Psikologi Kepribadian.

2. Golongan Darah

Salah satu cara paling popular untuk membaca kepribadian adalah dari golongan darah mereka
Setiap orang memiliki golongan darahnya sendiri baik itu A, B, AB, atau O. Golongan darah ini sendiri pada dasarnya sangatlah penting saat proses donor darah ataupun transfusi darah, namun ternyata juga dipercaya dapat menentukan karakter atau kepribadian seseorang. Hal ini dipercaya sangat benar adanya dalam kebudayaan Korea dan Jepang. Bahkan dalam kepercayaan mereka, kepemimpinan dapat ditentukan berdasarkan golongan darah.

1. Zodiak

Membaca berbagai kepribadian serta aspek kehidupan dari zodiak atau horoskop
Inilah salah satu cara paling popular untuk menilai kepribadian seseorang yakni berdasarkan zodiak atau rasi bintang yang dimilliki seseorang. Dalam kepercayaan Barat, setiap orang terlahir di bawah sebuah rasi bintang yang dikenal dengan nama zodiak atau secara keseluruhan adalah 12 zodiak, dan sama halnya seperti Shio mereka dapat menentukan kepribadian orang terkait.
12 zodiak ini sendiri pada kenyataannya adalah konstelasi bintang yang masing-masingnya dapat terlihat di langit pada bulan-bulan tertentu. Asal usul dari 12 zodiak ini dapat ditelusuri dari kisah mitologi Yunani mereka sendiri. Terlepas dari itu zodiak juga dapat menilai aspek kehidupan seseorang seperti asmara, finansial dan sejenisnya, mereka biasa dikenal dengan nama horoskop.

Rabu, 19 April 2017

Membaca Kepribadian Seseorang Dari Kebiasaannya

Salam Hangat
Kali ini kita akan membaca kepribadian seseorang berdasarkan kebiasaan yang sering dia lakukan. Kebiasaan setiap orang tentu berbeda-beda atau sedikit beda. Nah, dari perbedaan ini ternyata kita bisa melihat karakter seseorang dengan mudah. Apa-apa saja kebiasaan tersebut? simak penjelasannya.





  1. Memegang/memainkan rambut
    Kamu adalah orang yang kuat secara emosional dan percaya diri. Kamu punya keyakinan terhadap dirimu dan terhadap hal yang kamu kerjakan. Kamu orang yang fokus dan to the point. Tidak takut membuat kesalahan, namun kamu agak keras kepala. Mungkin itu karena kamu punya keyakinan yang kuat.
  2. Menggoyangkan lutut atau kaki
    Kamu adalah seorang yang hati-hati dalam memutuskan sesuatu. Kamu selalu memikirkan terlebih dahulu pro dan kontranya sebelum kamu bertindak. Kamu akan sangat peduli dengan perasaan orang lain dan tentunya terkadang ini membuatmu berpikir terlalu banyak. Kamu mampu bersikap tenang terlepas dari apapun situasinya.
  3. Menggigit kuku tangan
    Kamu orang yang lemah lembut dan penyabar. Kamu tidak mudah tersinggung, namun bukan berarti kamu tidak bisa tersinggung. Namun kamu juga punya batas kesabaran, dan jika sudah melewati batas, akan sangat mengerikan.
  4. Duduk dengan kaki menyilang
    Kamu selalu menjaga jarak dengan orang lain karena kamu takut tersakiti. Kamu tidak mudah membuka hati atau dekat dengan orang lain. Namun seiring waktu, kamu akan perlahan mulai bisa terbuka dan orang-orang akan menyadari kamu adalah sahabat yang bisa dipercaya.
  5. Selalu menyentuh telinga
    Kamu orang yang adil dan tidak mudah menyerah. Kamu punya jalan dan cara sendiri dalam melakukan suatu hal, namun kamu juga tidak ragu untuk meminta masukan dari pihak lain. Namun demikian, kamu tidak suka jika ada yang terus-terusan mengkritik hasil kerjamu, kecuali jika dia orang yang kamu hormati.